Home » Review Game My Hero Ultra Impact RPG Anime Terbaik

Review Game My Hero Ultra Impact RPG Anime Terbaik

Halo, sobat setia pembaca LDPlayer! Kita masih menjelang masa-masa awal tahun 2022. Tentunya, bagi sebagian gamer, sudah barang pasti sudah menantikan absensi judul-judul game mobile terkini di tahun ini. Berita bagusnya, dari sekian banyak judul gim baru yang baru saja dirilis, kami sudah menyiapkan satu buah francis populer yang sejenak lagi akan kita ulas bersama-sama. Judul gim yang kami maksud yakni My Hero Ultra Impact.

My Hero Ultra Impact termasuk game RPG penyesuaian diri anime yang sangat kami tunggu juga kehadirannya sejak tahun lalu. Tentunya, kami harap kamu juga, dong? Belum lama ini, gim garapan Bandai Namco ini sudah dirilis slot gacor 77 secara global yakni tepatnya pada tanggal 9 Februari lalu.

Pada awalnya, mereka cuma merilis MHUI secara eksklusif di Jepang saja. Tak lama kemudian, pihak pengembang dan publiser malah mengumumkan rencana mereka untuk melepas My Hero Ultra Impact secara global, di mana euforia gamer di seluruh dunia tentu saja semakin besar.

Nah, sesudah gimnya dirilis pasti kalian penasaran dong bagaimana impresi yang bakal dikenalkan oleh My Hero Ultra Impact? Tanpa perlu berlama-lama lagi, terus baca artikel ulasan ini sampai selesai ya.

Quirk – Kekuatan Super yang Kurang Optimal karena Contoh Gameplay-nya

Sebelumnya, kami berharap mengatakan bahwa seri My Hero Academia sendiri sudah menjelang musim kelima, meski musim keenam rumornya akan hadir di tahun 2022. Bagi kalian yang meniru seri ini dari awal, tentu sudah tidak asing lagi dengan perjuangan Izuku Midoriya alias Deku sebagai si heroine utama filmnya.

Absensi My Hero Ultra Impact sebetulnya tidak serta-merta memperpanjang lore ataupun malah mewujudkan kanon cerita, berdasarkan kami. Game ini justru tidak terpusat pada elemen itu, tetapi berharap mengajak kamu seluruh, sobat LDPlayer, menikmati sensasi bagaimana rasanya menjadi seorang murid U.A High School via variasi heroine di game ini.

Melainkan.. sebetulnya ada nilai yang terbilang kami sayangkan dari My Hero Ultra Impact. Apa itu? Sistem gameplay yang justru tidak seratus persen mencerminkan konsep dari filmnya itu sendiri.

Apa yang disorot di My Hero Ultra Impact justru cuma penggambaran tenaga atau quirks itu sendiri. Bukan aksi karakter yang saling gebuk secara brutal, kencang, dan bengis ala Dragon Ball Budokai. Contoh turn-based mungkin menjadi penyebab permasalahan ini, di mana membuat seluruh-galanya dari game ini jadi terasa kurang ‘gurih’. Karenanya dari itu, kami menganggap tenaga super para heroine di My Hero Ultra Impact terasa kurang maksimal, karena tiap kali menyerang seharusnya menunggu giliran.

admin7

Kembali ke atas