Home » Beberapa Tips Memilih Motor Baru yang Sesuai Kebutuhan & Budget

Beberapa Tips Memilih Motor Baru yang Sesuai Kebutuhan & Budget

Pada dasarnya, membeli motor memang mudah, tetapi memilihnya perlu banyak pertimbangan. Pasalnya, ini bukanlah keputusan yang bisa diambil sembarangan. Setiap spesifikasi motor punya tujuan berbeda-beda. Selain soal harga, Anda juga harus memikirkan spesifikasi, ukuran, layanan after sales, dan lainnya.

Jika ini adalah pengalaman pertama Anda, pastikan baca sampai akhir untuk mengetahui tips memilih motor dari berbagai aspek.

Tips Memilih Motor Baru Pertama Kali

Berikut beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan agar membuat keputusan yang tepat dalam memilih motor baru:

1. Memilih Berdasarkan Budget

Tips pertama yaitu menyeleksi pilihan berdasarkan budget. Tetapkan batas uang yang mampu Anda keluarkan untuk membeli motor. Setelah itu, cari tahu tujuan penggunaan Anda. Kumpulkan beberapa model sesuai kriteria tersebut, lalu coret motor yang harganya melebihi budget.

Katakanlah Anda mempersiapkan uang maksimal Rp20 juta untuk motor listrik. Maka, buatlah Daftar Motor Listrik dengan harga Rp20 juta atau di bawahnya. Pada langkah awal, Anda tidak perlu memikirkan spesifikasinya terlebih dahulu. Utamakan mencari daftar motor yang sesuai budget.

2. Jenis Motor (Bebek/Matik/Sport/Trail)

Jika masih belum yakin dengan tujuan penggunaan motor, coba pilih berdasarkan jenisnya. Caranya mudah, sesuaikan saja dengan gaya berkendara Anda. Di pasar otomotif Indonesia terdapat empat jenis motor paling populer, yaitu bebek, matik, sport, dan trail. Setiap jenis memiliki fungsi dan kelebihannya masing-masing.

  • Bebek: Kendaraan roda dua paling umum. Biasanya menggunakan transmisi semi manual. Cocok untuk berkendara jarak jauh atau dekat.
  • Matik: Bentuk motornya lebih ringkas dan mudah dikendarai. Butuh motor untuk mobilitas harian? Ini adalah jenis motor yang tepat.
  • Sport: Dengan kapasitas mesin besar, motor sport bisa Anda pilih jika ingin merasakan sensasi berkendara yang menantang.
  • Trail: Jenis motor terakhir khusus untuk off-road. Mesinnya bertenaga, tetapi ringan. Cocok untuk kendaraan hobi.

3. Sumber Penggerak (Bensin/Hybrid/Listrik)

Tips memilih sepeda motor baru selanjutnya, pertimbangkan sumber penggerak motor. Maksudnya adalah bagaimana motor akan dioperasikan. Kebanyakan pemula pasti lebih memilih motor bensin pada pembelian pertama. Alasannya karena lebih banyak pilihan dan SPBU tersedia di mana-mana.

Di sisi lain, Anda mungkin penasaran ingin mengendarai motor listrik yang sedang ngetren. Apalagi, motor listrik juga ramah lingkungan. Sebagai pilihan alternatif, saat ini di Indonesia tersedia pula beberapa opsi motor bermesin hybrid, salah satu contohnya Yamaha Fazzio.

Pilih yang mana saja asalkan stasiun pengisiannya tersedia di sekitar. Pasalnya, tidak semua daerah punya SPKLU untuk kendaraan listrik.

4. Ukuran dan Bobot Motor

Tips membeli motor baru di dealer adalah dengan mencoba motornya langsung. Dengan begitu, Anda akan tahu motor mana yang ukuran dan beratnya pas. Pastikan Anda memilih motor yang paling nyaman untuk dikendarai. Sesuaikan dengan postur Anda agar tidak kesulitan mengendalikan itu. “Hindari sepeda motor yang terlalu berat, terlalu tinggi, atau terlalu kecil untuk tubuh Anda.”

5. Kebutuhan Jarak Tempuh dan Medan yang Dilalui

Selanjutnya, motor harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan Anda, mulai jarak tempuh hingga kondisi jalan yang sering dilalui. Seberapa jauh Anda menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari? Apakah medannya sulit, mulus, atau sering menemui macet? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut pasti akan mengerucutkan pilihan Anda ke beberapa model saja.

Baca Juga : Game yang Bisa Menghasilkan Uang di Dunia Nyata

Secara umum, semakin sering Anda menggunakan motor, semakin besar kapasitas tangki bensin, atau baterai yang dibutuhkan. “Tips memilih motor listrik, kapasitas baterai harus memenuhi jarak tempuh penggunaan sehari-hari Anda dengan sekali charge.”

Sementara pertimbangan kondisi jalan juga penting karena akan mempengaruhi pemilihan fitur, seperti ukuran ban, suspensi, sistem pengereman, dll.

6. Efisiensi Bahan Bakar

Motor yang boros bensin sudah pasti membuat Anda harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk pengoperasiannya. Oleh karenanya, usahakan jangan hanya tergiur dengan kecepatan, tenaga, dan desain. Perhatikan juga efisiensi bahan bakar dan kenyamanan motor sebelum Anda membelinya.

Sebagai contoh, Suzuki V Strom 250 SX bisa menempuh 31 km per liter dan dirancang untuk segala medan. Artinya, motor ini sesuai untuk perjalanan jarak jauh. Jika tidak mendapatkan informasi estimasi konsumsi bahan bakar, cek spesifikasi motornya karena beberapa komponen mempengaruhi efisiensi.

“Mesin berkapasitas kecil, umumnya cenderung lebih irit BBM.” Produsen biasanya mengakali efisiensi bahan bakar dengan menggunakan teknologi khusus, misalnya SSS (Stop Start System).

7. Tingkat Kesulitan Perawatan Motor

Cara membeli motor baru yang tidak kalah penting yaitu memikirkan bagaimana perawatan motornya sejak awal. Apakah perawatannya akan mudah atau merepotkan bagi Anda? Bagi pemula, Anda sebaiknya tidak memilih motor yang kemungkinan perawatannya sulit, memakan banyak waktu, dan menghabiskan uang. Pertimbangkannya adalah ketersediaan suku cadang, layanan servis after sales, dan biaya servisnya.

8. Layanan Servis Resmi

Menyambung poin nomor tujuh, sebelum membeli motor tanyakan pada dealer mengenai ketersediaan layanan after sales, terutama servis rutin. Pastikan bengkel resmi mereka mudah diakses di sekitar tempat tinggal Anda. Dengan begitu, perawatan motor akan jadi lebih mudah.

Layanan servis resmi penting pada pembelian motor baru. Beberapa keuntungannya antara lain:

  • Mekaniknya sudah terlatih menangani produk.
  • Spare part pasti asli.
  • Hasil servis bergaransi.

9. Cek Ulasan Pengguna

Saat hendak membeli motor baru, carilah informasi sebanyak mungkin tentang motor tersebut. Cara termudah adalah membaca ulasan pengguna di internet. Bandingkan ulasan motor satu dengan yang lainnya untuk menemukan kriteria paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Apabila tidak cukup yakin, coba tanyakan langsung kepada kerabat yang sudah pernah membeli atau memiliki motor yang sama. Hal-hal yang wajib Anda cari tahu adalah pengalaman berkendara, kelebihan, dan kekurangan motor. Jika memungkinkan, lakukan test ride di dealer resmi.

10. Metode Pembelian (Cash/Kredit)

Kedua metode pembelian, baik cash atau kredit, memiliki konsekuensi finansial masing-masing. Beberapa orang memilih pembelian cash karena bebas bunga, tetapi harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar di awal.

admin2

Kembali ke atas